Text
Mama, aku lulus
“MAMA, cekolah....” Disa berkali-kali merajuk dengan nada yang sama setiap kali melihat anak-anak seusianya dengan seragam SD melintas di depan rumah mereka sambil tertawa dan bercanda.
Itulah sedikit penggalan permintaan Disa, yang ada di novel ini. Atau, simaklah penggalan ini.
“Tak ada yang perlu dimaafkan. Semua telah terjadi. Terus terang aku sangat terluka dengan pukulanmu ke tangan Disa. Sesungguhnya kamu bukan memukul tangan Disa… tapi yang kamu pukul adalah batinku Sam. Dan yang lebih melukai hatiku adalah... kamu seperti tidak pernah mengenal Disa anak kita.” Risma akhirnya bicara dengan wajah tetap menghadap dinding.
“Maaf, tapi bila kamu tidak mampu mengenal Disa, biarlah aku saja yang akan menjaganya. Menjaga jiwanya agar tetap merasa tenteram di tengah-tengah keluarga ini. Memberi hatinya tempat yang aman untuk bisa tumbuh dan merasakan bahagia seperti anak-anak lain...” suara Risma semakin parau oleh isak yang tertahan.
Tidak tersedia versi lain