Text
Al-Asy'ari (874 - 935 M)
Problem besar yang menjadi bahan polemik teologis di kalangan umat sepanjang mua adalah menyangkut perbuatan manusia Apakah perbuatan manusia diwujudkan oleh manusia sendi atau oleh Tuhan? Siapakah yang memiliki kehendak dan daya dalam mewujudkan perbuatan manusia? Apakah manusia bebas memilih dan melakukan perbuatan sesuai dengan kemauan dan daya yang dimilikinya, atau ia terikat dengan kehendak dan kekuasaan Tuhan?
Dalam pemikiran teologi Asy'ari, perbuatan manusia adalah ciptaan Tuhan, termasuk daya untuk berbuat. Seseorang tidak akan mampu melakukan sesuatu perbuatan sebelum perbuatan itu diciptakan Tuhan. Begitu juga kehendak untuk melakukan perbuatan, pada dasarnya adalah kehendak Tuhan. Jadi kehendak dan perbuatan yang ada dalam diri manusia, pada hakikatnya adalah kehendak dan perbuatan Tuhan. Lalu, bagaimana dengan dosa dan pahala yang menja tanggungjawab manusia? Apakah manusia lalu tidak bi diminta pertanggungjawaban atas apa yang ia lakukan?
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain